Sunday, May 12, 2019

Petisi Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik


Musim liburan telah tiba, tentunya banyak dari masyarakat Indonesia mulai melakukan persiapan untuk mudik ataupun berwisata bersama keluarga.

Namun tampaknya keinginan ini terhalangi melihat harga tiket pesawat domestik yang belakangan melambung tinggi dan belum ada tanda-tanda menurun.

Hal ini kemudian mulai memicu kekesalan masyarakat hingga mengeluarkan petisi untuk menurunkan harga tiket pesawat tersebut.

Dilansir dari tirto.id, petisi ini bahkan sudah ditandatangani oleh lebih dari 1 juta orang sejak Januari lalu dan terus bertambah hingga sekarang.

Hal itu bukan tanpa sebab, melihat tarif penerbangan yang terus naik sampai batas atas sejak awal tahun baru hingga mencapai 2-3 kali lipat dari harga biasa.

Kenaikan ini malahan berbanding terbalik dengan harga tiket pesawat ke luar negeri yang cenderung semakin turun dan marak promonya.

Sempat menjadi trending topic di Indonesia, berbagai tanggapan dari warganet terkait dengan masalah ini.

Mayoritas mengeluhkan kenaikan harga tiket, misalnya saja harga yang biasanya hanya Rp 600 ribu naik menjadi Rp 1.5 juta, yang biasanya Rp 1 juta bahkan mencapai 2-4 juta pp per orang, dll.

Warganet menuntut agar Menteri Perhubungan dan pemerintah terkait segera merealisasikan 2 regulasi terbarunya terkait penurunan harga pesawat pada Maret 2019 lalu.

Kenaikan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat saja, namun juga pada berbagai usaha lain seperti pariwisata, hotel, kurir, bahkan agen travel.

Menyikapi petisi dan keluhan ini, Menteri Perhubungan dan INACA (Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia) mulai mengatur kembali tarif batas dari tiket pesawat domestik agar lebih terjangkau.

Hingga kini beberapa rute penerbangan sudah menunjukkan harga yang menurun, dan rencananya petisi masih akan berjalan hingga suara masyarakat terkait kondisi ini terealisasi ke semua rute.