Thursday, November 22, 2018

Harga Scabimite di Apotik Kimia Farma ?


Scabies atau kudis adalah penyakit kulit menular yg disebabkan tungau kecil (sarcoptes scabiei) dg panjang kurang dari 1/2 mm yg masuk ke lapisan kulit luar dan bersarang disana.

Produk tidak dijumpai di Kimia Farma apotek, namun bisa diperoleh di toko online lain seharga Rp 50.000,-.

Seperti membuat terowongan bawah tanah di lapisan kulit bumi, tungau menggali lapisan kulit, kemudian bertelur hingga penderita menampakkan kulit kemerahan dan rasa gatal.

Penularan berlangsung dari hewan ke manusia atau manusia ke manusia.

Penularan dapat secara langsung melalui sentuhan ataupun tidak langsung melalui: seprai, bantal, sisir, air, handuk dan baju.

Ukuran tungau yg sangat kecil membuatnya sulit untuk dideteksi saat berpindah inang.

Ditambah, hanya diperlukan jumlah tungau yg sedikit, 10-15 ekor, untuk dapat menginfeksi target.

Butuh bantuan mikroskop untuk melihat tungau, telurnya dan kotorannya.

Gejala-gejala terkena scabies diantaranya (reaksi awal 4-6 Minggu):

ruam mirip jerawat, luka seperti habis digaruk, lecet dan gatal tak henti-hentinya pada malam hari.

Nah,

Scabimite adalah obat untuk penyakit kudis dan gudik yg mengandung zat aktif permethrin.

Permethrin termasuk jenis pyrethroid.

Pyrethroid biasa digunakan sebagai insektisida untuk membasmi pinjal, caplak, tungau dan kutu.

Zat permethrin bekerja dengan mengganggu polarisasi pada membran sel saraf tungau shg tungau lumpuh lalu tak lama kemudian dia mati.

Scabimite dikategorikan ke dalam obat resep dan boleh diaplikasikan pada manusia dewasa maupun anak2.

Hanya untuk pemakaian luar: kulit dan rambut, bilas sisa krim yg masih menempel setelah 8 s/d 14 jam pengolesan.

Jauhkan dari balita usia di bawah 12 bulan dan tidak direkomendasikan untuk dipakai oleh ibu menyusui.

Scabimite menurut FDA masuk kategori B bagi ibu hamil (boleh pakai jika sangat diperlukan).

Sediaan obat kita peroleh dalam bentuk krim, pemakaiannya cukup oleskan ke kulit yg bermasalah.

Hindarkan scabimite dari pasien yg hipersensitif, alergi obat jenis pyrethrin/pyrethroid, dan alergi obat yg mengandung permethrin.

Adapun efek samping yg dapat timbul diantaranya: kemerahan, gatal, bengkak dan iritasi pada kulit.