Monday, May 7, 2018

Harga Uang Koin 1000 Rupiah Gambar Kelapa Sawit

Buy from amazon.com


Masih ingat dengan uang pecahan seribu berbentuk koin berbahan logam dengan gambar pohon sawit di salah satu sisinya?

Mungkin sudah sangat jarang ditemui bahkan bisa dikatakan bahwa uang koin yang satu ini telah menghilang dipasaran untuk digunakan sebagai alat tukar dalam transaksi jual beli.

Justru, uang koin ini telah beralih fungsi menjadi salah satu komoditas yang diperebutkan bagi kolektor benda – benda antik.

Di berbagai toko online telah ditawarkan bermacam – macam jenis uang koin 1000 rupiah dengan gambar pohon kelapa sawit dan garuda di kedua sisinya.

Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat dalam mengoleksi uang yang hanya diproduksi mulai dari tahun 1993 hingga 2000 ini cukup besar.

Harganya tidak main – main, satu kepingnya bahkan bisa dihargai hingga 800.000 rupiah.

Sebenarnya apa yang membuat uang koin ini memiliki nilai yang lebih mahal daripada aslinya?



BERIKUT ADALAH BEBERAPA ALASAN serta keunikan dari uang pecahan 1000 rupiah berbentuk koin dengan gambar kelapa sawit ini, antara lain adalah:



1. Bimetal


Satu – satunya uang yang diproduksi oleh bank Indonesia yang menggunakan 2 metal dalam setiap koinnya.

Biasa disebut dengan bimetal atau istilah lainnya adalah menggunakan dua logam yang disandingkan menjadi satu untuk dijadikan koin.

Penggunaan kedua logam ini sendiri bisa terlihat dengan jelas dari penampakan koin tersebut, bahwa pada bagian dalam, uang koin 1000 rupiah ini memiliki warna kuning keemasan, sedangkan bagian luarnya dikelilingi oleh logam dengan warna lebih keperakan.

Logam yang berwarna kuning keemasan ini berasal dari bahan baku utamanya yaitu kuningan. Dan logam yang berwarna keperakan berasal dari campuran tembaga dan nikel.

2. Bahan baku cincin


Bagian luar dari kepingan logam koin 1000 rupiah bergambar kelapa sawit dapat dijadikan sebagai bahan baku cincin, banyak diantaranya digunakan sebagai tempat akik pada cincin.

Dengan mencairkan kembali logam campuran tembaga dan nikel kemudian di-machining sedemikian rupa hingga menghasilkan bentuk cincin murni tanpa akik, ataupun dengan akik.

3. Salah satu uang koin terberat di Indonesia


Jika melihat perbandingan uang logam yang ada dipasaran saat ini dengan uang logam jaman dulu memang terlihat sekali perbedaannya.

Mulai dari desainnya yang lebih simple dan jarang menggunakan warna bervariasi untuk uang koin yang diproduksi baru – baru ini.

Terdapat kelebihan dan kekurangannya masing – masing.

Koin logam sekarang terasa lebih ringan dan mudah dibawa.

Beratnya tidak lebbih dari sekitar 0.1 gram dengan tebal 0.1 milimeter dan diameter 0.1 mm.

Pemilihan warna uang koin saat ini hampir semuanya berwarna perak dan berbahan dasar alumunium.

Sedangkan uang koin 1000 rupiah bergambar kelapa sawit memiliki ketebalan hingga 2 mm dan beratnya mencapai 8.6 gram.

Lumayan berat dan besar karna ukuran diameter lingkaran dalam berbahan kuningan adalah 18 mm, sedangkan lingkaran luarnya berdiameter hingga 26 mm.

Tetapi, dalam hal pembedaan, uang logam jaman dulu lebih unggul daripada cetakan 2010 hingga sekarang.



HARGA UANG LOGAM 1000 Rupiah Gambar Kelapa Sawit



Berdasarkan beberapa reverensi yang telah penulis amati, harga dari uang koin 1000 Rupiah bergambar kelapa sawit ini cukup beragam tetapi semakin tua tahun pembuatannya hampir selalu semakin mahal.

Cetakan yang ada untuk uang koin ini hanya pada tahun 1993, 1994, 1995, 1996, 1997, dan 2000.

Cetakan pertama adalah yang paling mahal, harga per koinnya dapat mencapai 600.000 hingga 800.000. Sedangkan yang termurah bisa anda beli dengan hanya 5000 Rupiah.